Rasa itu datang sejak pertama memandang. Hingga detik-detik setiap sepertiga malam yang tersisa, tertanam dalam doa nama itu pun menjadi kata yang paling nyaman disebutkan ketika berbicara dengan Tuhan. Semoga nama itu menjadi bagian dari rencana indah-Nya . . . .
angin pelan berbisik mengantar gerimis senja hari tadi. daun daun pun basah bermandi hujan, hampir serupa aku yang tengah merindukanmu
kau bilang aku harus menghitung sampai sepuluh agar aku bisa tertidur dan bermimpi tentangmu. tapi, maukah kau mengajariku bagaimana melakukan itu?
setiap kali hitunganku sampai ke 9, aku melompat dari ranjang, bangkit berdiri, dan mengepalkan tangan untuk bertinju lagi.
aku baru saja dilanda rindu, rindu panjang tanpa tepi. jika malam ini sempat, datanglah datang. aku tak ingin memaksamu membentuk rindu yang sama, tapi paling tidak rindu telah bergelora di aku punya jiwa.
aku suka jejak hujan, mencatatkan pesan yg selalu basah dan menuliskan namamu.
tapi aku tak paham apa warna rindu, bening ataukah biru.
selamat malam hujan. kisah apakah yang akan tertuang dalam larik larik rinaimu membungkus insan ??
judulnya it's too cold out there. maka katakan padaku, tempat mana yang lebih nyaman selain tetap berada disini berteman rindumu.
disini berteman rindu, termasuk rindu anakmu akan kehadiranmu....

tentang dirimu yang tiba-tiba menjelma mimpiku. aku berharap malam ini dan malam-malam setelahnya dirimu datang dan mengetuk pintu penantianku. bersediakah dirimu menemani lelapku,bukan sebagai mimpiku ??
pada kenyataannya malam mesti pula menyerah menerima keadaan. kembali ditinggal sendiri, sunyi, namun tetap disenangi.
aku dan kamu: saling bertatap mata.
pada jarak antara tatapan kita, ada hujan yang mulai mereda. ada angin yang membawa bola-bola air ke barat. ada malam panjang, ada harapan.
namun, kita juga tak bisa mengelak, ada juga kenyataan bahwa aku dan kamu tak bisa bersama.
aku dan kamu, saling bertatap mata.
barangkali di sepanjang jalanan ini ribuan rindu tiap hari hilir mudik mencari peraduannya, melepas sedikit demi sedikit rasa yang mulai menebal. lewat mobil, bus, truk, motor, sepeda, hingga langkah-langkah panjang orang-orang yang pergi dan pulang menemui mereka yang dirindukannya. pun sebenarnya jalanan ini selalu merindu sapaan apa-apa yang melewatinya, merasai ...
Selengkapnya
Sen 19 Nov 2012 2:20
aku baru ajah dilanda kekecewaan