Malam itu, walaupun hanya sekejap tuhan mengizinkanku untuk melihat dan menatap wajahmu, bersamamu, pecahkan malam hanya berdua denganmu.
Meskipun hanya untuk sementara, sebelum ku melepasmu untuk pergi menjauh.
Aku rela meski hanya setengah kau sejukkan jiwa ini.
Namun yang harus kamu tahu, aku akan tetap di sini dan akan tetap di sini hingga kau kembali menyempurnakan segalanya.
Mengubur hari menelan waktu. Tepikan keindahan yang pernah terjadi. Hilang dalam kesenyapan luka. Bertahan dalam luka sayatan yang berdarah.
Aku pernah setia tapi aku diduakan
Aku pernah percaya tapi aku dikhianati
Aku pernah mencintai tapi aku disakiti
Aku pernah memiliki tapi aku kehilangan
Aku pernah tulus tapi aku dibohongi
Aku pernah berharap tapi harapan itu sia-sia
rintihan hujan pun menghanyutkan kesedihanku malam ini.
akan ku lakukan segalanya buatmu kalau itu bisa mengembalikan senyummu kawan selama saya sanggup.
kehilangan senyummu adalah bencana bagiku ![]()
kau indah beda dengan yang lain, ku lihat itu dari kesederhanaan sosokmu yang lugu tapi penuh ketangguhan. NB~
haruskah ku tangisi orang yang tak seharusnya ku tangisi?
pantaskah aku menyalahkan cinta? tapi cinta tak bersalah. yang salah adalah dia, yang tidak pernah lepas dr sifatnya yang egois.
rasa cinta kadang membuatku bodoh.
aku bukanlah orang yang selamanya bisa menciptakan kebahagiaanmu.
Kam 21 Mar 2013 20:15
gaa menelan nasi aja,,? lebih enak
Kam 21 Mar 2013 20:55
Yah gitulah kesannya kalo lg sakit hati, sampe waktu aja sampe ketelen. Haha